Jumat, 21 Januari 2011

Gempa Juga Bisa Diakibatkan Oleh Manusia


Gempa merupakah salah satu bencana alam yang sangat menakutkan. Namun, benarkah hanya alam yang bisa menciptakan gempa?  Pekan lalu di Seattle tercatat gempa berkekuatan satu atau dua pada skala Richter (SR). Mengejutkannya, gempa itu bukanlah peristiwa alam melainkan disebabkan para penggemar bola yang memicu aktivitas seismik itu.                                                                                                          Pertanyaannya, dapatkah manusia menyebabkan gempa bumi besar-besaran dan bagaimana?  Menurut direktur Pacific Northwest Seismic Network John Vidale, sebenarnya ada banyak cara di mana aktivitas manusia dapat memicu gempa bumi.

“Hal utama adalah mengisi bendungan besar,” katanya.

Berat air yang menumpuk di belakang bendungan memberi sejumlah besar tekanan pada tanah di bawahnya. Terkadang, pergeseran tanah di bawahnya pun terjadi.Misalnya pada 1930, konstruksi Hoover Dam di Arizona melepaskan ledakan aktivitas seismik berkekuatan 5 SR di sekitarnya. Pada 1963, gempa bumi berkekuatan 7 SR mengguncang saluran air belakang Koyna Dam di India, tak lama setelah konstruksi dan menewaskan 200 orang di kota terdekat.

Menyuntikkan paksa cairan ke kerak Bumi dapat menyebabkan gempa bumi. Selama tiga tahun pada 1960-an, AS menyuntikkan limbah sedalam 12 ribu meter ke retakan batu di Pegunungan Rocky Colorado, kata Vidale.

"Tiba-tiba terjadi gempa bumi di dekat Denver dan mereka harus berhenti," katanya.

Demikian pula proyek peningkatan energi panas bumi juga menggoyang tanah. Proses ini melibatkan pendorongan air bertekanan 1.600 meter ke bumi, kemudian menyedot cairan panas itu untuk membuat turbin uap dan menghasilkan listrik.Namun pada 2006 orang Basel, Swiss, menemukan saat fase injeksi gempa bumi besar terpicu. Menurut laporan sekelompok ahli gempa Rusia, mengekstrak zat dari tanah dapat membuat 'marah' kerak bumi.                                                                                                                                   Pada akhir 1970-an dan 1980-an, ekstraksi gas alam dekat Gazli, Uzbekistan, menyebabkan trio gempa bumi berat berkekuatan 7,3 SR, peristiwa itu menjadi peristiwa seismik terbesar yang pernah tercatat di Asia Tengah.Pencakar langit juga bisa menjadi pemicu gempa. Lima tahun lalu, dua gempa bumi terjadi di Taipei, Taiwan, tak lama setelah pembangunan bangunan tertinggi dunia itu, Taipei 101. Geolog Taiwan menduga pencakar langit 700 ribu ton itu membuka kembali patahan kesalahan dan memicu getaran.

Sumber : teknologi.inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar